Atasi Kemacetan Tambah Bundaran

PALEMBANG – Menghadapi pesta negara-negara Asia Tenggara (Sea Games) tahun 2011 mendatang, pemerintah kota bersama dengan Poltabes Palembang membuat rekayasa lalu lintas. Hal tersebut mencari jalan keluar bagaimana mengatasi dan memecah kemacetan yang semakin parah.

Kasat Lantas Poltabes Palembang, Kompol Adi Ferdian menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di beberapa titik kemacetan yang selama ini menimbulkan persoalan seperti depan hutan Punti Kayu, simpang Patal dan simpang Charitas. Rekayasa yang dimaksud dengan membuat bundaran di titik tersebut untuk memecah atau membagi arus kendaraan. “Kita sudah memulainya dari sekarang. Tadi saya sudah bertemua dengan Wakil Walikota,” kata Adi Ferdian.

Tiga titik kemacetan tersebut sangat mendesak dibuat bundara, mengingat Jalan H Burlian depan Punti Kayu merupakan gerbang menuju pusat kota. Menyusul simpang Patal yang letaknya di kawasan pemukiman padat penduduk baik dari Perumnas maupun kawasan Pusri. Untuk simpang Charitas yang merupakan pertemuan kendaraan dari berbagai penjuru kota perlu segera dibuat bundaran sehingga laju kendaraan dari arah berlawanan maupun searah tidak terganggu.

Untuk pembuatan rekayasa lalu lintas tersebut Poltabes bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perhubungan (Dishub) kota. Pengerjaaan dan pendanaan diserahkan kepada pemerintah kota (Pemkot), karena harus membutuhkan tanah dan harus membebaskan. “Saya berharap menjelang Sea Games pekerjaan sudah selesai. Dengan demikian tamu yang datang merasa nyaman dengan tidak adanya kemacetan,” tukasnya.

Khusus simpang lima Kampus, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kota untuk mendirikan Pos PJR untuk mengawasi arus lalu lintas. Bila usulan tersebut disetujui maka petugas yang akan petugas yang ditempatkan sebanyak satu regu yang bertugas selama 24 jam sama seperti di bundara Hotel Indonesia (HI). “Selama ini petugas yagn ada di simpang Kampus hanya dua orang. Sampai saat ini belum ada jawaban dari pemerintah,” ujar Adi.

Sumber : Sriwijaya Post – Senin, 11 Januari 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s